laman

Selasa, 12 Mei 2015

Membuat Nugget Lele dengan Mahasiswa UNAIR

                Setelah direncanakan dengan matang serta disepakati waktu yang pas agar saya dan para mahasiswa dari Fakutas Perikanan dan Kelautan, Jurusan Budidaya Perairan Universitas Airlangga Surabaya bisa membuat nugget lele bareng karena mereka harus segera mengerjakan tugas dari mata kuliah Agribisnis maka hari ini langsung dimulai prakteknya. Semua berangkat ke Pasar Semolowaru untuk belanja lele yang memang harus pagi - pagi karena lele yang kami cari adalah lele yang besar agar saat difilet nanti banyak dagingnya dan prosesnya cepat, beli bumbu dan bahan untuk nugget lele. Sampai dirumah saya, lele langsung dimatikan dahulu dengan cara ditekuk lehernya sampai bunyi klekk... baru difilet dan sisa daging di tulang dikerok dengan sendok makan, yang lain mempersiapkan bumbu, mengolesi cetakan dengan margarin agar adonan yang nanti dituang tidak lengket.
              Segala persiapan awal sudah selesai, lele filet bersama bumbu dan bahan lainnya langsung diblender sampai lumat lalu dituang di cetakan dan dikukus sampai matang. Setelah dingin adonan dipotong kecil - kecil dan dimasukkan ke dalam adonan pencelup lalu diguling - gulingkan di tepung panir hingga tertutup rata permukaannya. Kemudian nugget lele siap dikemas serta diberi label agar pembeli mengetahui nama produknya, diproduksi oleh, komposisi bahan, beratnya produk dan yang terpenting tanggal kadaluarsanya diketahui hingga produk tersebut aman untuk dikonsumsi. Penyimpanan nugget lele harus di freezer agar rasa tidak berubah dan daya tahannya bisa lama. 
              Nugget lele yang sudah dikemas rapi kemudian dibawa untuk ditunjukkan ke teman - temannya kampusnya sekaligus dijual oleh mbak Devi, mbak Yossy, mbak Heni, mas Aldo, mas Tommy serta lainnya, mereka terlihat sangat tergesa - gesa pamit karena ada mata kuliah yang harus mereka ikuti siang ini.  

                                   Persiapan Memisahkan Daging Lele dari Tulangnya
Membuat Nugget Lele yang Lezat





Senin, 11 Mei 2015

Pertemuan Kelompok Tani Elok Mekar Sari

          Pertemuan rutin yang diadakan setiap bulan ini terasa sangat spesial karena selain perbincangan yang diangkat lumayan berat juga tamu yang datang dari kalangan muda dengan semangat dan ide - ide yang masih fresh yang siap diberikan pada Kelompok Tani Elok Mekar Sari yaitu mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya yang rencananya akan belajar nugget lele pada saya. Pertemuan dihadiri juga Penyuluh Pertanian Lapangan dari Dinas Pertanian Kota Surabaya yang bertugas di Kecamatan Sukolilo yaitu Bu Nani Sri Hestuti, A. Pi.
          Pertama dibuka dengan laporan persiapan kelompok dalam Pameran Agro & Food di Jakarta Convention Centre pada tanggal 14 - 17 Mei 2015 yang akan difasilitasi oleh Badan Pelaksana - Badan Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura ( Bapel - BPWS ). Yang akan diberangkatkan kelompok adalah Bapak dan Ibu Asnan karena mereka pengolah jangkrik krispi juga pasangan suami istri sehingga tugas disana bisa lebih ringan dan lebih klop. Harapannya disana bisa mengenalkan keberadaan beserta potensi yang dimiliki kelompok serta terutama lebih mengenalkan olahan jangkrik yaitu peyek jangkrik, serundeng jangkrik dan jangkrik krispi yang memang dipilih BPWS untuk dibawa ke Jakarta. Olahan tersebut berhasil dipilih mewakili pelaku usaha di Kota Surabaya karena unik dan inovatif yang belum ditemui di kota lain. Tugas yang berangkat ke Jakarta memang berat dan kepercayaan yang diberikan BPWS harus dilaksanakan sebaik - baiknya namun dengan bantuan dan dukungan dari seluruh anggota kelompok, serasa semua terasa ringan serta rasa bangga yang tiada terkira karena kami bisa menginjakkan kaki ke Jakarta dengan membawa karya.
          Beberapa mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya juga ikut hadir pada pertemuan kali ini, selain ingin lebih mengenal kelompok tani dan kegiatannya juga memberitahukan rencana mereka untuk belajar nugget lele di Kelompok Tani Elok Mekar Sari yang merupakan tugas mata kuliah mereka. Dan seperti biasa setiap bulan pada pertemuan kelompok tani, anggota membayar cicilan koperasi di kelompok dan sekaligus uang cicilan yang terkumpul dipinjamkan lagi pada anggota yang membutuhkan tambahan modal untuk usahanya.

                                              Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya

       

Jumat, 01 Mei 2015

Pameran Agrikultur & Batumulia Surabaya

           Dalam pertemuan di Dinas Pertanian Kota Surabaya yang dihadiri oleh anggota ASPARTAN ( Asosiasi Pasar Tani ) Kota Surabaya yaitu binaan Dinas Pertanian Kota Surabaya yang aktif menggelar bazar dimana saja, wakil dari EO acara ini yaitu Bu Mimien sedangkan pertemuan ini   dipimpin oleh Bapak Ir. Bagas Swadaya Adjie ( Kasi Tanaman Pangan dan Holtikultura ) Dinas Pertanian Kota Surabaya. Pertemuan ini membahas adanya Pameran Agrikultur dan Batumulia Surabaya yang akan dibuka tanggal 1 - 10 Mei 2015 di Maspion Square dan acaranya adalah Kontes Walikota Cup untuk Sansievera dan Adenium, One Stop Clinic Flora Fauna, Bursa Flora Fauna, Bursa Barang Antik, Bursa dan Lelang Batu Mulia, Exhibition Bonsai, Exhibition Puring, Lomba Mewarnai untuk PAUD dan TK. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kota Surabaya hingga mendapat bagian 4 stan yang digratiskan pada binaannya. Kelompok Tani Elok Mekar Sari juga mendapat stan gratis namun kami hanya bisa 3 hari menggelar bazar karena kesibukan masing -masing anggota yang tak bisa ditinggalkan dan kami sangat bersyukur karena permintaan kami bisa diluluskan Bapak Bagas.
           Hari pertama, semua bersemangat berangkat dengan membawa produk satu pikep penuh dengan beragam pilihan dan siap diserbu pembeli. Ada nasi ayam suwir, ayam bakar, sate jamur, siomay bandung, tahu baso, es teh, minuman rumput laut, jangkrik crispy, jamur crispy, peyek jangkrik, kue kacang, kerupuk jamur, kopi dan masih banyak yang lain. Ayam bakar dan sate jamur dibakar ditempat sehingga aromanya yang harum, mengundang pembeli untuk segera merasakan kelezatannya. Stan Kelompok Tani Elok Mekar Sari memang selalu bikin heboh dimana - mana, ada saja ulah yang tidak biasa untuk mengatasi permasalahan di lapangan yang perlu tindakan cepat dan tepat hingga banyak mengundang perhatian orang, seperti : adanya stan kami yang luasnya terbatas dan bersebelahan dengan stan tanaman langka dan mahal yaitu tanaman buah tin maka tidak memungkinkan untuk melakukan bakar - bakar di stan kami karena asap dan panasnya alat pembakaran akan mengganggu stan sebelahnya juga tanaman akan layu sedangkan sate jamur dan ayam bakar sudah ditunggu pembeli maka kami mencari tempat jualan ayam bakar dan sate jamur yang agak jauh dari stan yang lainnya. Akhirnya kami membuka jualan sate jamur dan ayam bakar di bawah pohon yang rindang dan teduh walaupun jauh dari stan resmi Kelompok Tani Elok Mekar Sari dan yang pasti kami terpecah 2 kelompok namun kami tetap rame dan seru abiss. Meskipun tempat kegiatan membakar di belakang pojok juga dibawah pohon yang rindang dan menyendiri tapi tetap ramai dikunjungi orang hingga semua habis tak bersisa.
           Memasuki bazar hari kedua, produk kami sudah banyak dikenal pedagang yang menempati stan pameran di sekitar stan kami karena rasanya enak dengan harga yang sangat terjangkau dan bila kami datang, mereka langsung menyerbu nasi bungkus, teh hangat dan kopi hingga puluhan nasi bungkus langsung tak bersisa, maklum peserta pameran terutama pedagang batu mulia ( batu akik ) berasal dari luar kota bahkan luar pulau yaitu : Pacitan, Bandung, Aceh, Kalimantan dan masih banyak lagi sehingga banyak yang menginap di stan masing - masing dan setiap pagi perlu sarapan dan inilah yang kami tangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan apalagi panitia juga sarapannya disini.
            Hari ketiga, penjualan kami semakin mantap karena sudah dikenal orang dan kami sudah tahu makanan yang banyak dicari pembeli hingga sate jamur 300 tusuk pun habis, juga tahu baso yang digoreng ditempat banyak dicari pembeli sampai malam. Sore hari, acara pameran Agrikultur dan Batumulia dibuka oleh Walikota Surabaya yaitu Dr. Ir. Tri Rismaharini, MT. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa acara ini merupakan agenda Kota Surabaya menyambut Hari Ulang Tahun Surabaya yang ke 722, jadi seluruh warga bisa menjual produknya dan warga juga dapat menikmati hasil olahan yang ditawarkan. Menekuni hobi dapat mendapat manfaat dan penghasilan jadi mengerjakan sesuatu harus serius tidak asal - asalan hingga dapat mendatangkan hasil.
             Tak terasa waktu 3 hari mengikuti bazar seakan cepat berlalu berarti bazar hari ini adalah bazar hari terakhir yang kami ikuti. Rasanya berat sekali harus meninggalkan pelanggan yang sudah mencintai olahan kami dan rela antre untuk membelinya juga akan kehilangan teman - teman pengisi stan yang sudah seperti saudara, tiap hari bertemu dan bercanda, rasa sedih dan kehilangan segera menghampiri hingga kami ingin meneruskan ikut bazar lagi sampai berakhir. Namun banyak tugas dan kesibukan yang sudah menanti dikerjakan Kelompok Tani Elok Mekar Sari hingga kami harus mengakhiri bazar tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kota Surabaya, Bapak Ir. Joestamadji, M. Si
Walikota Surabaya, Bu Tri Rismaharini
                            Stan Kelompok Tani Elok Mekar Sari yang Sangat Berwarna
                               Stan Dadakan di Bawah Pohon yang Tak Kalah Hebohnya
Saatnya Jalan - Jalan Sambil Cuci Mata

Kamis, 23 April 2015

Bazar di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

            Kelompok Tani Elok Mekar Sari diundang oleh panitia acara pertemuan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI ) Surabaya di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini hingga mengambil tema Kartini2 Modern Siap Bersaing di MEA sekaligus pemberian Kartini Modern Award kepada Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yaitu Prof. Dr. drg. Hj. Ida Aju Brahmasari, Dipl., DHE., MPA. Sedangkan kami diajak untuk mengisi bazar tanpa harus membayar sewa stan, hal tersebut tak lepas dari peran Bu Dra. Tri Andjarwati, MM salah seorang staf pengajar di Untag '45 Surabaya yang banyak membimbing dan membantu UKM Elok Mekar Sari dalam berwirausaha dan cara mengerjakan administrasi yang tertib juga sangat gencar mengenalkan serta memasarkan produk kami dan beliau yang memfasilitasi kami untuk dapat stan gratis dari panitia.
             Produk yang kami bawa, yaitu jamur segar, sate jamur, jamur crispy, keripik pisang, peyek jangkrik, jangkrik crispy, tahu baso, nugget lele, nugget dori, nasi ayam suwir, minuman rumput laut, es teh dan botok jamur. Sate jamur yang paling menarik minat pengunjung karena dibakar langsung ditempat sehingga aroma lezatnya menyebar kemana - mana, membuat orang tertarik membelinya apalagi yang membakar ibu - ibu nan cantik rupawan. Dalam waktu sekejab ratusan tusuk sate jamur sudah ludes dibeli orang hingga banyak pembeli yang kecewa karena tidak kebagian. Dan ketika acara hampir berakhir juga produk kami sudah banyak yang terjual, kami bergantian datang ke stan Prodia untuk periksa darah gratis guna mengetahui apakah fungsi ginjal kita berjalan baik atau tidak. Pokoknya setiap ada gratisan pasti tak akan kami lewatkan begitu saja karena sayang bila tidak memanfaatkannya.
             Karena masih ada sisa sedikit produk kami maka kami tidak langsung pulang tapi mampir dulu ke Sentra UKM - MERR untuk menitipkan produk kami yang kering, seperti peyek jangkrik, jangkrik crispy, jamur crispy, keripik pisang juga minuman rumput laut yang semuanya sudah mengantongi ijin PIRT dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Sedangkan produk basah yang masih tersisa, seperti nugget lele, nugget dori, jamur segar dan tahu baso langsung diserbu pengunjung dan pegawai Sentra UKM - MERR. Semua langsung habis karena produk kami terjamin rasanya dengan harga yang sangat terjangkau sehingga cepat dikenali dan disuka orang. Kami sekaligus membagi - bagikan es teh pandan yang segar secara gratis kepada semua hingga suasana halaman depan Sentra UKM - MERR sangat riuh dan berwarna.

                   Penampilan Kelompok Tani Elok Mekar Sari yang Selalu Kompak Abiss
                                         Produk yang Kami Tawarkan Sangat Beragam
                                   Ayoooo...Periksa Kesehatan Mumpung Geratis - Tis...