laman

Jumat, 30 Mei 2014

Menyambut Rombongan Tamu dari Pemprov. DKI Jakarta

         Hari Jumat sore, saat ada rapat yang membahas persiapan menghadapi penjurian Lingkungan BERSERI yang akan diikuti Kelurahan Semolowaru pada Hari Rabu juga membahas rencana kunjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 60 orang. Rencananya, setelah tamu menginjakkan kaki di Bandara Udara Juanda, langsung diajak makan pagi dengan menu khas Surabaya yang tempatnya berada di sekitar Kelurahan Semolowaru, kemudian menuju ke aula Kelurahan Semolowaru untuk mendengarkan pemaparan Lurah Semolowaru yaitu Bapak Sumali, SH,. MM tentang potensi yang dimiliki Kelurahan Semolowaru sehingga bisa menjadi Juara Nasional Lomba Kelurahan Gotong - Royong. Setelah acara ramah tamah di Kelurahan Semolowaru, dilanjutkan tinjauan lapangan yaitu di RW 05 Semolowaru Bahari karena disana ada hamparan sawah dan penghijauan juga lokasinya sangat memadai untuk diadakan bazar dan gelar produk UKM se Kelurahan Semolowaru, juga disediakan makanan khas Surabaya secara gratis tapi dikhususkan untuk para tamu dari Jakarta. Tenda - tenda dari Dinas Pertanian Kota Surabaya sudah disiapkan dan siap dipasang di lokasi yang sudah ditentukan panitia. Tenda tersebut akan ditempati oleh UKM makanan dan minuman juga UKM kerajinan daur ulang dan handycraft. Ketika tamu tiba di Semolowaru Bahari ada penyambutan Hadrah dan 2 cucuk lampah yang dirias beraneka sayuran dan berdandan heboh sedangkan untuk suguhan para tamu akan disajikan beberapa menu khas Surabaya yaitu bakso rumput laut, rujak uleg, lontong balap, dan lain - lain.
          Kelompok Tani Elok Mekar Sari, ikut mengisi bazar dengan membawa tenda, meja dan kursi sendiri karena ada kebanggaan serta kepuasan tersendiri bila kami bisa ikut bazar dengan mandiri karena tenda tersebut dibeli dari Kas Kelompok Tani Elok Mekar Sari yang banyak terisi dari hasil kami mengikuti bazar ataupun gelar produk. Dalam acara ini, kami menampilkan produk unggulan kami, baik yang segar ataupun hasil olahannya. Misalnya : budidaya jamur menampilkan baglog jamur yang mekar, jamur mentah juga sate jamurnya yang laris manis bak kacang goreng. Budidaya jamur merupakan primadona dalam bazar kali ini, banyak tamu dari Jakarta yang tertarik menanyakan cara budidaya jamur di kota yang panas ini tapi jamurnya tetap bisa mekar dengan indahnya, mereka sebetulnya sangat ingin melihat rumah jamur kami beserta cara perawatannya dan cara memetik jamur yang sudah waktunya dipanen. Apalagi ketika saya ceritakan sekarang lagi masanya panen sehingga setiap hari panen dipagi dan sore hari sehingga membuat mereka tambah penasaran namun dengan sangat menyesal kami tidak bisa membawa mereka ke tempat budidaya jamur kami karena tidak ada jadwal untuk ke tempat kami juga tempatnya lumayan jauh dari Semolowaru Bahari padahal kunjungan mereka, waktunya sangat terbatas sebab mereka akan ke Batu, Malang. Sambil bercerita seputar budidaya jamur, mereka kami tawari untuk mengambil dan mencicipi sate jamur buatan ibu - ibu Kelompok Tani Elok Mekar Sari. Penyuluh Pertanian kami juga banyak mendapat pertanyaan - pertanyaan seputar budidaya yang kami lakukan. Bukan hanya jamur yang laris manis dipadati pengunjung, bakso rumput laut dan es teh termasuk produk yang paling diminati orang sampai kehabisan dan tak bersisa sedikitpun.
          Ternyata budidaya apapun sangat menarik perhatian tamu dari Jakarta, baik yang dulu dari Dharma Wanita Persatuan Pusat ataupun yang sekarang dari pemerintah provinsi DKI Jakarta, terutama budidaya jamur karena setahu mereka hanya bisa tumbuh didaerah yang berhawa dingin seperti di daerah Puncak dan ketika di Surabaya ada yang bisa berhasil budidaya jamurnya, mereka sangat takjub dan penasaran sekali. Apalagi ada olahan yang dianggap masih aneh, seperti peyek jangkrik yang ternyata malah dibeli dan disukai.

                                             Persiapan Membuat Sate Jamur
                                                      Pasang Tenda Sendiri
Ketika Acara Berlangsung
                                          Usai Acara, Saatnya Semua Berkemas

Rabu, 28 Mei 2014

Ikut Lomba Program BERSERI Provinsi Jawa Timur


          Setelah diadakan rapat terbatas diruang kerja Lurah Semolowaru pada senin sore yang dihadiri Lurah Semolowaru yaitu Bapak Sumali, SH,. MM juga Ketua LKMK yaitu Bapak Budiman dan staf Kelurahan Semolowaru serta Ketua Kelompok Tani dan UKM se Kelurahan Semolowaru yang diantaranya membahas Lomba Lingkungan Bersih dan Lestari yang akan diikuti 36 kota se Jawa Timur dan penjuriannya akan dilakukan pada hari Rabu lusa, semua harus mulai melakukan persiapan lomba bergengsi yang baru pertama kali diikuti oleh Kelurahan Semolowaru. Dengan titik penilaian pada pengelolaan sampah, baik sampah basah sampai bank sampahnya serta hasil daur ulang dari sampah tersebut juga kinerja kelompok tani di Kelurahan Semolowaru. Buku administrasi juga harus disiapkan, sebagai ujung tombak dari sebuah organisasi yang bisa menunjukkan maju tidaknya organisasi tersebut, merupakan penilaian utama saat penjurian. Pak Lurah menjelaskan sekilas tentang kriteria penilaian yaitu partisipasi dan kelembagaan, program kerja, pengelolaan lingkungan, perilaku budaya terhadap lingkungan, misalnya : tidak membakar sampah sembarangan yang bisa mengakibatkan pencemaran udara serta pengelolaan sumber daya alam yang ada. Nanti setelah Pak Lurah melakukan pemaparan seputar kegiatan di Kelurahan Semolowaru kemudian dilanjutkan tinjauan lapangan yaitu di RW 05 untuk melihat pertanian sawahnya dan Bank Sampah dilanjutkan ke RW 08 guna melihat berbagai budidaya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Elok Mekar Sari, antara lain budidaya jamur tiram, budidaya lele dalam kolam terpal, budidaya jangkrik dan urban farming pertanian beserta hasil olahannya.
         Hari yang ditunggu akhirnya tiba, semua sudah bersiap di aula Kelurahan Semolowaru menunggu kedatangan para juri, yang paling mencolok penampilan kami berenam dengan seragam kaos kuning kelompok tani terlihat dominan dan sanggup menyegarkan suasana. Tim Evaluasi Program Berseri Provinsi Jawa Timur Tahun 2014, sudah memasuki aula Kelurahan Semolowaru yang didampingi Lurah Semolowaru. Mereka terdiri dari Bu Eka dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur dan Bu Riris dari Fasilitator Kecamatan Jambangan. Bu Eka dalam sambutannya menjelaskan seharusnya dalam penilaian ini ada 4 juri yaitu dari BLH Provinsi Jawa Timur, Bapemas Provinsi Jawa Timur, Perguruan Tinggi yaitu Universitas Negeri Surabaya dan Kelompok Peduli Lingkungan. Kelurahan Semolowaru termasuk dalam kategori Pratama karena baru pertama kali mengikuti Lomba Berseri ini. Nantinya, penghargaan bagi pemenang akan diberikan oleh Gubernur Jawa Timur pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kenjeran Surabaya.
         Lurah Semolowaru dalam pemaparannya menyebut kepanjangan BERSERI adalah Bersih, Sehat dan Riang karena bila lingkungan kita bersih dan sehat warga akan senang dan riang gembira. Di Kelurahan Semolowaru terdiri dari 12 RW  yang mempunyai kelebihan masing - masing sehingga seharusnya Kelurahan Semolowaru sudah masuk kategori mandiri. Berbagai kejuaraan tingkat Kota Surabaya, tingkat provinsi Jawa Timur bahkan tingkat Nasional sudah pernah dicapai juga banyaknya kunjungan dari berbagai kalangan termasuk dari Dharma Wanita Persatuan Pusat dan pada hari Jumat lusa ada tamu dari rombongan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk melakukan studi banding disini.
         Sebagai Ketua Kelompok Tani Elok Mekar Sari, saya juga menjelaskan tentang berbagai budidaya yang dikelola oleh kelompok tani kami. Bahkan hasil olahannya sudah bisa masuk ke istana negara yang dibawa oleh Bu Rasiyo ( Dharma Wanita Provinsi Jawa Timur ). Bu Eka sangat tertarik melihat rumah jamur kami yang jamurnya lagi panen setiap hari, pada pagi dan sore hari sedangkan Bu Riris tertarik pada budidaya baru yang akan kami lakukan yaitu budidaya cacing. Setelah saya perkenalkan PPL kami, Bu Eka langsung ingat bahwa Mas Andri dulu adalah mahasiswanya sewaktu menimba ilmu di APS.
          Selesai dari RW 05, rombongan dari Kelurahan Semolowaru dan tim juri sudah sampai di Balai RW 08 tempat kegiatan Kelompok Tani Elok Mekar Sari. Semua yang melihat jamur tiram bermekaran sangat takjub dan langsung memetik serta berfoto yang berlatar belakang jamur yang sedang mekar. Budidaya lainpun langsung dilihat beserta olahannya. Para tamu diberikan sajian sate jamur, untuk sekedar mencicipi masakan yang menjadi primadona baru Kelompok Tani Elok Mekar Sari sambil minum sinom buatan Bu Andamarie yang dingin dan menyegarkan. Akhirnya setelah dirasa cukup, semua berpamitan sambil membawa buku panduan tentang Kelompok Tani Elok Mekar Sari, yang memang kami sediakan untuk oleh - oleh tamu yang berkunjung ke tempat kami.

 Bingkisan Tali Asih Untuk Tim Juri yang Berisi Produk Kelompok Tani Elok Mekar Sari
                                Ketika Berada di Kelompok Tani Elok Mekar Sari RW 08
Ketika Semua Telah Usai, Makan Gado - Gado Bersama